Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tega Meninggalkan Anaknya Sendiri !! 9 Induk Hewan Paling Kejam

Konten [Tampil]
Induk Hewan Paling Kejam

askmeprice.com - Nah lagi-lagi kita ngomongin tentang hewan terkejam, Ibu mana yang tidak menyayangi anaknya? Belum lagi manusia, harimau pun sangat menyayangi anaknya. Seperti halnya manusia, induk hewan selalu peduli dan melindungi anaknya, terutama dari pemangsa.

Sayangnya, tidak semua induk hewan bersikap sama, Makhluk ciptaan Tuhan satu ini memang harus banyak-banyak dipelajari guys. Mungkin anda semua belum tahu jika ada 8 induk hewan terkejam, Lalu apa saja indukan hewan yang kejam?

1. Kumbang Penggali (Burying Beetle)

kredit Gambar: Dmytro Rudakov,Istock

Induk kumbang akan memberi makan setiap anak-anaknya, satu per satu, namun ketika jumlah makanan habis, maka anak terakhir bukan hanya tidak mendapat jatah makan, namun juga akan dimakan hidup-hidup oleh ibunya. ngeri ya guys.

Kumbang Penggali biasanya tinggal di dalam bangkai tikus. Dan induk Kumbang selalu bertelur dengan jumlah lebih banyak dari yang jumlah makanan yang ada (bangkai tikus) maka untuk meningkatkan kesempatan bertumbuh yang lebih besar bagi semua keluarga, jumlah anak harus dicukupkan dengan jumlah makanan, bukan sebaliknya.

2. Anjing Laut Harpa

kredit Gambar: KeithSzafranski,Istock

Anjing laut harpa adalah induk yang baik, setidaknya untuk 12 hari pertama. Selama beberapa hari, mereka akan menyusui dan melindungi bayinya. Tapi setelah periode 12 hari berlalu, induk anjing laut harpa meninggalkan anak-anaknya sendirian untuk bertahan hidup di es yang sangat dingin. Tidak heran lebih dari setengah anak anjing laut ini mati kelaparan atau lebih buruk lagi, menjadi makanan bagi hewan lain.

Pada dasarnya hewan juga memiliki perasaan terhadap anaknya, namun karena kekejaman alam, induk hewan terpaksa memilih yang terkuat. Bayi-bayi terlantar ini sering bertahan mati-matian untuk bertahan hidup.

3. Panda

kredit Gambar: Guenterguni,Istock

Induk Panda hanya akan memelihara satu anak, jika dia memiliki lebih dari satu, maka yang lainnya akan ditinggal begitu saja di alam liar. Sementara ‘anak kesayangannya’ tumbuh sehat dengan asupan makanan yang cukup, anak yang lainnya akan kurus kering tak berdaya.

Induk Panda memang tidak mungkin menyediakan makanan untuk anak yang kedua atau setelahnya, jadi selama 8-9 bulan pertama (setelah itu anak panda bisa mencari makanan sendiri), anak-anak panda yang tidak dapat makanan (termasuk ASI) cukup harus bertahan sendiri, jika tidak bisa pastilah mereka akan mati.

4. Hamster

kredit Gambar: Kerrick,Istock

Induk Hamster sering membunuh anaknya sendiri. Induk Hamster selalu mempunyai anak yang ‘berlebihan’, untuk memastikan semua anaknya sehat dan sempurna. Jika ada anak yang tidak sempurna maka paling tidak masih ada ‘cadangannya’. 

Dan anak yang tidak lolos ‘quality control’ akan dimakan hidup-hidup, bisa juga berdasarkan jumlah makanan yang tersedia.

5. Elang Hitam

kredit Gambar: skilpad,Istock

Induk Elang sama sekali membiarkan ketika anak-anaknya bermain-main di sarangnya, walaupun sering kali permainan itu mengakibatkan kematian. 

Jumlah makanan yang tersedia terkadang tidaklah banyak, dan sulit didapat. Maka dari itu induk Elang membiarkan permainan berbahaya ini, sebagai ujian agar, anak-anak yang kuatlah yang bertahan.

6. Kelinci

kredit Gambar: iiievgeniy,Istock

Induk Kelinci akan langsung meninggalkan anak-anaknya di lubang setelah mereka dilahirkan, dan selama 25 hari pertama, sang ibu hanya akan ‘menengok’ dan memberi makan anaknya tak lebih dari 2 menit per hari. 

Anak kelinci merupakan makanan empuk dan menggiurkan bagi para pemangsa, maka dari itu sang ibu selalu berusaha agar lubang tempat tinggalnya rahasia, caranya dengan sesedikit mungkin waktu yang dihabiskan di dekat lubangnya. Setelah 25 hari barulah anak-anak kelinci bisa mencari makan sendiri.

7. Tikus

kredit Gambar: SolStock,Istock

Induk Tikus dapat bersikap kejam terhadap anak-anaknya jika merasa terancam atau tertekan. 
Tikus dapat menggigit atau mencakar anak-anaknya jika merasa terancam, atau bahkan memakannya jika merasa tidak memiliki cukup makanan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

8. Cuckoo

kredit Gambar: MikeLane45,Istock

Induk hewan lain setidaknya merawat telurnya sampai menetas. Tetapi induk cuckoo tidak merawat telur-telur tersebut dengan baik, melainkan diam-diam meletakkan telur-telur tersebut di sarang burung lain dan membiarkan burung betina lain menjaganya. 

Lebih buruk lagi, telur cuckoo sering kali menetas lebih dulu dan memaksa telur hewan yang baru menetas lainnya meninggalkan sarang dan mati.

Pada dasarnya hewan juga memiliki perasaan terhadap anaknya, namun karena kekejaman alam, induk hewan terpaksa memilih yang terkuat. Bayi-bayi terlantar ini sering bertahan mati-matian untuk bertahan hidup.

Post a Comment for "Tega Meninggalkan Anaknya Sendiri !! 9 Induk Hewan Paling Kejam"